Unduhilustrasi vektor Metana Etana Propana Butana Molekul Pada Latar Belakang Putih ini sekarang. Dan cari lebih banyak seni vektor bebas royalti yang menampilkan Molekul grafik yang tersedia untuk diunduh dengan cepat dan mudah di perpustakaan iStock.
MetanaEtana Propana Butana . memecah selulosa komponen utama dari kayu menjadi metana, karbondioksida, dan senyawa-senyawa lainnya Chang, R., 2003. 2.3.1 Metana Suatu gas tak berwarna dan tak berbau, mendidih pada suhu -162°C, serta hanya sedikit larut dalam air. Merupakan komponen utama gas rawa, gas kota, dan pada pembakaran batu bara.
Methane Ethane, Propane, Butane, Pentane and Hexane. 1.The higher the carbon to hydrogen ratio the lower the Auto ignition temperature and vice versa. So according to that #hexane has very low AIT - 230℃. 2.With an increase in pressure the autoignition temperature decreases.
Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd Hỗ Trợ Nợ Xấu. Intro G D C D G D Em D Metana, Etana, Propana, Butana, Pentana Heksana, Heptana, Oktana, Nonana, C Em Am D Dekana, Undekana, Dodekana, Tridekana, Tetradekana, G D Em D Pentadekana, Heksadekana, Heptadekana, Oktadekana, C Em Am D Nonadekana dan Ikosana. Ayo kita ulang lagi. G D Em D Metana, Etana, Propana, Butana, Pentana Heksana, Heptana, Oktana, Nonana, C Em Am D Dekana, Undekana, Dodekana, Tridekana, Tetradekana, G D Em D Pentadekana, Heksadekana, Heptadekana, Oktadekana, C Em C D G Nonadekana dan Ikosana. Semoga kita tidak lupa.
dalam air. Karena senyawa ini pertama kali dikumpulkan dalam rawa, metana dikenal juga sebagai gas rawa. Sumber metana yang agak mustahil tetapi telah terbukti adalah rayap. Ketika serangga rakus ini memakan kayu, mikroorganisme yang terdapat dalam pencernaannya memecah selulosa komponen utama dari kayu menjadi metana, karbondioksida, dan senyawa-senyawa lainnya Chang, R., 2003. Metana Suatu gas tak berwarna dan tak berbau, mendidih pada suhu -162°C, serta hanya sedikit larut dalam air. Merupakan komponen utama gas rawa, gas kota, dan pada pembakaran batu bara. Juga merupakan hidrokarbon jenuh yang tersederhana. Dalam CH 4 terdapat 4 buah ikatan C-H yang ekivalen, dan keempat atom H menempati posisi disekeliling atom pusat C. Etana Etanaldimetiletil hidridametal metanal C 2 H 4 merupakan anggota kedua dari deret alkana yang berbentuk gas tak berwarna, tak berbau, dapat nyala, sedikit lebih padat dibandingkan udara dan relatif tak aktif secara kimia. Titik didih = -88,63°C; titik beku = -183,23°C. Etana bisa diperoleh melalui fraksinasi gas alam, atau dari minyak gubal crude oil, atau lewat perengkahan fraksi-fraksi yang lebih berat. Dapat digunakan untuk sintesis organik, bahan bakar, dan bahan pendingin. Universitas Sumatera Utara Propana Merupakan anggota III deret homolog alkana yang berbentuk gas dan didapatkan dari fraksi gas minyak gubalmentah atau lewat pemanggangan fraksi-fraksi yang lebih berat. Secara konseptual dapat diperoleh dengan mengganti salah satu atom hidrogen etana dengan radikal metal. Gas ini tidak berwarna, berbau gas alam yang khas, lebih berat dibanding air dan tak menimbulkan korosi pada logam. Titik didih = -42,5°C; titik leleh = -189,9°C. Manfaat utamanya adalah sebagai bahan bakar untuk rumah tangga dan industri- industri karena dapat dicairkan dan ditaruh dalam silinder-silinder serta mudah diangkut bisa dicampur butana atau udara, dapat pula tidak. Juga buat sintesa organik, sebagai ekstraktan, pelarut, bahan pendingin, dan pemerkaya gas. Butana Anggota VI alkana yang berwujud gas dengan titik didih = -0,5°C dan gampang dicairkan sehingga bisa digunakan sebagai bahan bakar. Dapat juga diperoleh baik dari fraksi minyak mentah yang berbentuk gas ataupun melalui perengkahan fraksi-fraksi yang lebih berat serta bisa juga digunakan dalam pembuatan karet sintetik. Molekul n-butana dan molekul iso butana mempunyai rumus molekul sama, yakni C 4 H 10 , tetapi dengan sifat fisika dan kimia yang berlainan. Keduanya merupakan salah satu contoh dari isomer posisional. Hidrokarbon seperti n- butana, dimana tidak ada atom karbon yang terikat pada lebih dari dua atom karbon lainnya, dikenal sebagai hidrokarbon rantai lurus. Sedangkan isobutana Universitas Sumatera Utara termasuk jenis hidrokarbon rantai bercabang, karena salah satu karbonnya terikat pada tiga atom karbon lain. Dalam bidang kimia, hidrokarbon adalah sebuah senyawa yang terdiri dari unsur karbon C dan hidrogen H. Seluruh hidrokarbon memiliki rantai karbon dan atom-atom hidrogen yang berikatan dengan rantai tersebut. Istilah ini juga disebut sebagai pengertian dari hodrokarbon alifatik. Sebagai contoh, metana gas rawa adalah hidrokarbon dengan satu atom karbon dan empat atom hidrogen; CH 4 . Etana adalah hidrokarbon yang terdiri dari dua atom karbon bersatu dengan sebuah ikatan tunggal, masing-masing mengikat tiga atom karbon; C 2 H 6 . Propana memiliki tiga atom C C 3 H 8 dan seterusnya C n H 2n+2 . Alkana-alkana penting sebagai bahan bakar dan sebagai bahan mentah untuk mensintesis senyawa-senyawa karbon lainnya. Alkana banyak terdapat dalam minyak bumi, dan dapat dipisahkan menjadi bagian-baginnya dengan destilasi bertingkat. Suku pertama sampai dengan keempat senyawa alkana berwujud gas pada temperatur kamar. Metana biasa juga disebut gas alam yang banyak digunakan sebagai bahan bakar rumah tangga indutri. Gas propana, dapat dicairkan pada tekanan tinggi dan digunakan pula sebagai bahan bakar yang disebut LPG liqufied petoleum gas http 2014. Kromatografi Gas
Kali ini mempelajari tata nama senyawa alkana. Tapi untuk pertama dilakukan, harus tahu apa itu senyawa alkana? Senyawa alkana itu termasuk hidrokarbon alifatik jenuh loh. Artinya hanya ada ikatan tunggal saja antar rantai karbon. Contohnya n-propana Senyawa Alkana Nah sebelum berangkat ke tata nama senyawa alkana, harus tahu dulu nama-nama alkana, yang dimulai dari C1 – C12. Rumus umum senyawa alkana yakni CnH2n+2 n= banyaknya atom C Rumus Molekul Nama Alkana 1 CH4 Metana 2 C2H6 Etana 3 C3H8 Propana 4 C4H10 Butana 5 C5H12 Pentana 6 C6H14 Heksana 7 C7H16 Heptana 8 C8H18 Oktana 9 C9H20 Nonana 10 C10H22 Dekana 11 C11H24 Undekana 12 C12H26 Dodekana Tata Nama Senyawa Alkana Keadaan Normal Hitung jumlah atom C fokus jumlah atom C, hiraukan atom H Dimulai dengan huruf n normal Lalu tuliskan nama alkananya Contoh n-etana, jangan lupa tulis tanda hubung. Contoh Gugus Alkil Senyawa alkana dapat loh memiliki cabang yang disebut dengan gugus alkil. Apa itu gugus alkil? Gugus alkil bisa disebutkan senyawa alkana yang telah kehilangan 1 atom H. Penamaan gugus alkil ini sebenarnya disesuaikan dengan nama alkananya tapi dengan mengganti akhiran -ana menjadi -il. Rumus alkil yakni CnH2n+1 Rumus Molekul Nama Alkil – CH3 Metil – C2H5 atau – CH2 – CH3 Etil – C3H7 atau – CH2 – CH2 – CH3 Propil – C4H9 atau – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 Butil Catatan Terkadang penamaan senyawa alkil ini dimodifikasi sedikit sehingga penamaan sedikit mantap gituloh. Jadi ada penamaan iso, sekunder, tersier, dan neo. Tata Nama Alkana Nah bagaimana dengan tata nama alkana? Setidaknya ada beberapa langkah yang harus diikuti. Langkah disini sebenarnya untuk memudahkan saja. Langkah-langkah tata nama alkana yakni Tentukan rantai C terpanjang pada alkana fokus terhadap atom C Tentukan juga cabang dari alkana, yakni gugus alkil. Lakukan penomoran pada senyawa alkana, yakni rantai C terpanjang dengan penomoran dimulai yang paling dekat cabang/gugus alkil. Jika terdapat dua atau lebih gugus alkil, cukup tulis satu kali gugus alkil dengan diberi awalan. Misalkan di, jika memiliki dua gugus alkil di=2, tri=3, tetra=4, penta=5. Alkil ditulis dengan menurut urutan pada alfabet. Misal ada gugus metil dan etil. Secara alfabet, e lebih dahulu dibanding m. Maka ditulis etil terlebih dahulu lalu metil, etil-metil. Secara singkat, penulisan nama alkana seperti ini posisi alkil–nama alkil–rantai utama. Contoh 1 2-metil-butana Contoh 2 2,3-dimetil-pentana Contoh 3 4-etil-2-metil-heksana Menuliskan Struktur Senyawa Alkana Terkadang, ada soal yang menyuruh menuliskan struktur senyawa alkana. Nah diberitahu terlebih dahulu nama alkananya, lalu mulai deh kerjakan struktur senyawa alkana. Kadang banyak beberapa orang yang bingung. Ada beberapa langkah yang harus dikerjakan. Langkah tersebut yakni Tuliskan terlebih dahulu struktur alkana. Misal kalau di soal dicantumkan 2-metil butana, maka tuliskan terlebih dahulu struktur butana. Untuk mempermudah saja, jangan dahulu tulis atom H, cukup tulis atom C dahulu. butana C-C-C-C. Untuk penomoran memang tidak perlu ditulis. Cukup mengerti saja, penomoran untuk memudahkan dimulai dari kiri. Lalu tulis gugus alkil sesuai dengan nomor. Misal 2-metil butana. Maka tulis gugus metil pada nomor 2. Lalu tulis atom H pada senyawa alkana. Jadi, secara singkat langkahnya seperti ini tulis struktur alkana-buat penomoran-tulis gugus alkil-tulis atom H. Contoh 1 Tuliskan struktur 2-metil-butana! Contoh 2 Tuliskan struktur 2,2-dimetil-propana! Contoh 3 Tuliskan struktur 4-etil-2-metil-heksana! Quick Tips Harap diingat bahwa atom C memerlukan 4 ruang agar membentuk molekul stabil. Misalkan ini CH4, artinya si 4 atom H mengisi 4 ruang atom C. Dan juga, tanda garis hubung - pada struktur menandakan ruang yang diisi atom C. Misalkan C— berarti atom C telah diisi oleh satu ruang. Supaya stabil, tinggal isi 3 ruang lain dengan atom C. Jadinya, CH3—. Penggunaan Isopropil, Isobutol, Neoamil, dll Kadang menjadi dilema tersendiri, kenapa ada gugus alkil isopropil. Bagaimana cara menggunakannya? Harap untuk diingat, isopropil, isobutil, neoamil, dll itu adalah gugus alkil, bukan senyawa alkana. Terkadang beberapa orang salah paham akan ini. Dipikir isopropil itu adalah alkana, padahal gugus alkil. Jadi, coba perhatikan gugus alkil berikut Bagaimana cara penggunaannya? Secara umum, Penamaan dilakukan dengan Tentukan senyawa alkana. Tentukan dahulu gugus alkil isoproril, isobutil, sekunderbutil, dll Lakukan penomoran dengan dimulai dari dimulai yang paling dekat gugus alkil. Secara singkat, tata cara penulisannya seperti ini tentukan senyawa alkana–tentukan gugus alkil–penomoran. Contoh 1 3-isopropil-pentana Contoh 2 3-isopropil-2-metil-pentana
metana etana propana butana pentana